Rektor Prof. Ganefri Lepas Balon Pekan Dies Natalis UNP Ke-65

Padang, Mimbar — Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof Ganefri secara resmi membuka kegiatan Dies Natalis UNP Ke-65 di GOR UNP, pada 23 Oktober 2019 pagi, yang ditandai dengan pelepasan balon Dies UNP Ke-65.

Pembukaan Dies Natalis UNP Ke-65 juga dimeriahkan dengan pertandingan futsal antara tim Rektorat yang dikomandoi oleh Prof. Ganefri melawan tim Dekanat yang dikomandoi oleh Prof Rusdinal.

Dalam pelaksanaan pembukaan Dies Natalis Ke-65 kali ini, Rektor UNP, Prof Ganefri mengatakan, UNP yang sudah 65 tahun merupakan lembaga perguruan tinggi yang sudah dewasa, sehingga sudah mencatat prestasi-prestasi di Indonesia dan di Asia seperti empat prodi sudah terakreditasi di Asia Tenggara.

Baca Juga:  Lantik Prof. Martin Kustati jadi Wadir Pascasarjana. Rektor UIN IB, Setiap Hari Harus Ada yang Diperbaiki dan Ditingkatkan

“Saya mengajak semua sivitas akademika tetap berusaha untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja dan kualitas UNP pada masa yang akan datang, ujar Prof Ganefri dalam sambutannya ketika membuka rangkaian Dies Natalis UNP yang ke-65 di GOR Kampus Air Tawar Padang, Rabu (23/10).

Dalam sambutannya Prof. Ganefri, Ph.D. juga menyampaikan bahwa tanggal 31 Oktober akan dilakukan rapat senat terbuka dengan mengundang 12 Rektor LPTK dalam upacara Dies Natalis ke-65 serta melaksanakan kegiatan anjangsana ke tempat asal universitas dan ziarah ke kuburan pendiri UNP.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Dies Natalis UNP Ke-65 Tahun 2019 Prof Ardipal, melaporkan dalam kegiatan Dies Natalis Ke-65 ini dari tanggal 23 hingga 31 Oktober dilaksanakan berbagai lomba yang diikuti darmawanita, dosen, tenaga akademik seperti lomba paduan suara, nyanyi solo tendik, dosen, mahasiswa, lomba stand up comedy, kegiatan anjangsana, senam gembira, tenis eksekutif, lomba Uda Uni mahasiswa, lomba futsal, MTQ antarmahasiwa, malam puncak dan penutupan.

Baca Juga:  SMA Negeri 1 Gunuang Omeh Dorong Siswanya Masuk UNP

Kegiatan Dies Natalis Ke-65 mengusung tema “sumber DAya Manusia Unggul untuk Indonesia maju”. Menurut Prof Ardipal tema ini berkaitan erat dengan peningkatan kualitas dan silahurahmi. (ms/age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *