Safari Politik di Sumbar, Siang Ini Prof Amien Rais Mendarat di BIM

 

Padang, mimbarsumbar.id —  Tokoh reformasi bangsa 1998, Prof. Amien Rais, Jumat (15/9/2023) siang ini mendarat di BIM. Sejumlah agenda politik telah menanti begawan politik dan ulama kharismatik ini selama di Sumbar.

“Ya Pak Amien Rais siang ini mendarat di BIM, untuk memulai safari politik dan religi di Sumatra Barat,” ujar Ketua Partai Ummat Sumbar H Taslim Chaniago, Jumat (15/9-2023) saat sarapan pagi di sekitar Andaleh Kota Padang.

Menurut Taslim, pihaknya tak menapik ada pro kontra terkait Prof H Amien Rais.

“Wajar saja itu, hak orang menilai, tapi bagi Partai Ummat dan simpatisan serta loyalis Pak Amien, tetap positif dan bangga atas kiprah beliau untuk menata Indonesia sebagai negara besar ini,” ujar Taslim.

Bully kepada Amien Rais terus menjadi-jadi, apalagi Prof H Amien Rais adalah pendiri sekaligus Dewan Syuro Partai Ummat dan menjadi tokoh keras mendukung Anies Baswedan menjadi Presiden RI.

“Banyak pihak tidak suka Pak Amen Rais karena memaknai pemikiran yang disampaikan tentang bernegara dan berbangsa sesaat saja, padahal bulir pikir Pak Amien itu untuk Indonesia kedepan, pikiran Pak Amien Rais itu menembus ruang waktu. Lihat tema Partai Ummat lawan kezaliman dan tegakkan keadilan silahkan maknai dengan pikiran jernih tanpa kepentingan, pasti semua anak bangsa setuju dan dukung Pak Amien dengan Partai Ummatnya,” ujar Taslim.

Dan kata Taslim, coba renungkan betul apa yg di sampaikan Amien soal korupsi.

“Bukankah korupsi memang sudah merajalela. Tentang pembangunan yang ugal-ugalan, menerima investor yang harus hati-hati, demi investor rakyat ditindas lihat itu Rempang,” ujar Taslim.

Tapi sudahlah, biar pro dan kontra atas Amien Rais sebagai ujud dinamika dan keberagaman berpikir anak bangsa.

“Pak Amien Rais ke Sumatra Barat siang ini, untuk membakar semangat kader dan Caleg Partai Ummat Sumbar. Pada Minggunya Pak Amien menjadi khatib pada pengajian Muhammadiyah Daerah Limapuluh Kota dan Payakumbuh, Pak Amien diundang resmi selaku tokoh Muhammadiyah Indonesia,” ujar Taslim. (ms/*/ald)