Standing Aplaus Saat Rektor UNP Lepas Balon

Rektor UNP Prof. Ganefri melepas balon tanda dimulainya Pekan Dies Natalis UNP ke-64 di Halaman Auditorium Kampus UNP. foto.dok.age

 

Padang, Mimbar — Gelaran Opening Ceremoni Pekan Dies Natalis Ke-64 Universitas Negeri Padang (UNP) yang dihelat di Halaman Auditorium UNP, Senin (15/10) pagi berlangsung meriah. Acara  dikemas dengan kehadiran Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD yang sekalogua didaulat melepas balon.

Sontak, akai ini perhatian civitas akademika universitas itu. Bahkan pembukaan yang diawali arak-arakan pimpinan universitas dan rombongan kafila MTQ masing-masing fakultas dari Rektorat UNP disambut antusias dan standing aplaus peserta upacara pembukaan Pekan Dies Natalis UNP Ke-64.

Prof Ganefri didampingi para Wakil Rektor, Ketua Senat dan Para Dekan dari Rektorat UNP berombongan menuju Audtorium UNP sesampai di halaman Auditorium UNP didaulat untuk melakukan pelepasan balon. Diiringi pertunjukan gendang tasa pelepasan balon dalam rangka Pembukaan Dies Natalis UNP Ke-64 berlangsung meriah.

Baca Juga:  Bimtek PKK Payakumbuh Hadirkan Nevi Irwan Prayitno

Selanjutnya Rektor UNP dan rombongan memasuki Audtorium, sebelum laporan Ketua Panitia Dies Natalis UNP Ke-64 oleh Wakil Rektor 4, Prof Syahrial Bakhtiar diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Pembacaan kalam Illahi.

Pada kesempatan Prof Syahriaal Bakhtiar, melaporkan rangkaian kegiatan dalam menyambut Dies Natalis UNP Ke-64 yang diawali pembukaan MTQ Tingkat UNP, 15 Oktober 2018 dan informasi seputar rangkaian dies lainnya.

Sementara itu, Rektor UNP Dalam sambutannya mengatakan dirinyang memang menginginkan momentum Dies Natalies ke 64 pada tahun 2018 dikemas beda dengan tahun sebelumnya, karena berdasarkan kajian tim yang dipimpin Prof Mestika Zed hari jadi UNP jatuh pada 23 Oktober 2018.

Baca Juga:  Kadisnakertrans Sumbar Berikan Kuliah Umum Calon Wisudawan/ti UNP

“Mari kita jadiakan momentum ditemukannya tanggal ulang tahun UNP semua civitas akademika dan tenaga pendidik melibatkan diri dalam baralek gadang,” ajak Prof Ganefri.

Dikatakannya rangkaian acara tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Ditahun-tahun terdahulu dies natalies UNP dirayakan bersamaan dengan upacara wisuda sehingga civitas akademika dan tenaga pendidik tidak dapat dihadirkan, maka dalam kesempatan Dies Natalis UNP Ke-64 ini kesempatan bagi keluarga besar bersilaturahmi.

“Saya juga juga mengajak semua pimpinan universitas beranjangsana atau Ziarah pada tokoh-tokoh UNP, 16 Oktober 2018. dan Peletakan Batu Pertama Tugu PTPG Batusangkar, 18 Oktober 2018,” nantinya. (rls/Hms unp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *