Terpidana Korupsi, Ini Tujuh DPO Kejati Sumbar

Padang, Mimbar — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (Sumbar) merilis tujuh Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus korupsi tahun 2017-2019. Ketujuhnya terbukti bersalah dan berkekuatan hukum tetap di Mahkamah Agung (MA) RI.

“Ketujuh DPO ditangani beberapa Kejaksaan Negeri (Kejari) di Sumbar dan sedang dilakukan pelacakan,” ujar Kepala Kejati Sumbar Amran saat jumpa pers, Rabu (22/7/2020) di kantor Kajati Sumbar.

Tujuh DPO Kajati Sumbar yakni:

1.) Ramli Ramonasari yang ditangani Kejari Pariaman. Melakukan tindak pidana korupsi pekerjaan proyek penyedia air bersih di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman tahun 2011.

Baca Juga:  KPU Sumbar Nyatakan Berkas Dukungan Paslon Perseorangan Fakhrizal-Genius, Lengkap

2.) Khuslaini yang ditangani Kejari Solok. Melakukan penyelewengan dana revalitasi pondok pemuda di Selasih, Kabupaten Solok tahun 2013. Putusan Mahkamah Agung padatanggal 18 Agustus 2016.

3.)Juniadi ditangani Kejari Solok, Melakukan tindakan penyelewengan dana bina lingkungan (DBL) dalam rangka mengembangkan usaha tani program kawalan pangan di wilayah Solok 2012-2013 dari PT Sang Hyang Seri, Penyelewengan mencapai 3 Milyar.

4.) Ali Basyar ditangani Kejari Pasaman, Melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran kantor non belanja pegawai negara dirugikan 99 juta.

5.) Zafrul Zamzani yang ditangani Kejari Sijunjung. Melakukan tindak pidana korupsi tentang dugaan penggelapan dana bantuan untuk koperasi sapi.

Baca Juga:  Final, Fakhrizal-Genius Submit Silon KPU 330.493 Dukungan

6.) Agustinus Tri Siwi Roy terpidana yang ditangani Kejari Mentawai. Terpidana melakukan penyalahgunaan keuangan negara dalam proyek pembuatan situs website.

7.) Dodi Bashwardjojo juga ditangani Kejari Mentawai. Dia juga Terpidana melakukan penyalahgunaan keuangan negara dalam proyek pembuatan situs website Mentawai. (ms/ald)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.