Tim PKM FIK UNP Bekali 45 Guru TK dan PAUD Penguasaan Fundamental Motor Skill

Padang, Mimbar — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang, khususnya Pengabdian Dosen Pendidikan Olahraga FIK yang dipimpin Oktarifaldi, MPd berbekal kerjasama dengan Yayasan Sekora Padang menyebarkan wawasan keterampilan dalam mengimplementasikan pembelajaran gerak yang baik terhadap anak.

Ketua PKM FIK UNP, Oktarifaldi, Jumat (28/8/2020) mengatakan bahwa dirinya bersama Lucy Pratama Putri, M.Pd dan Irfan Oktavianus, M.Pd telah melaksanakan pengabdian meningkat penguasaan Fundamental Motor Skill (Keterampilan Gerak Dasar) kepada Guru PAUD/TK di Kabupaten Lima Puluh Kota Tepatnya di Kecamatan Payakumbuh.

Kegiatan Pengabdian tersebut, dijelaskanya, dihadiri Oleh Ketua dan pengurus IGTK dan Pengawas TK/PAUD Kecamatan Payakumbu, Kepala TK dan majelis guru dengan jumlah 45 Orang.

Untuk kelancaran pelatihan FMS tersebut, menghadirkan nara sumber dan instruktur Pembelajaran Gerak Dasar dari Yayasan Sekora yakni Heru Afrian, M.Pd, Atradinal, M.Pd, M. Rizki Mezra, MPd, Romi Candra, M.Pd, Engga Randa Putra, M.Pd, M. Agung Gunawan, S.Pd dan TIM FMS Yayasan Sekora lainnya.

Dijelaskannya, PKM merupakan salahsatu dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh setiap dosen. PKM dilakukan ini merupakan implementasi dan penyebarluasan ilmu pengetahuan yang merupakan hasil dari beberapa penelitian yang sebelumnya telah dilakukan.

Baca Juga:  Bupati Sijunjung Serius Jajaki Penggabungan STIPER dengan UNP

“Berdasarkan study sebelumnya yang pengabdi lakukan di beberapa daerah Sumatera Barat, lebih dari 80% guru TK dan PAUD belum memiliki wawasan serta keterampilan dalam mengimplementasikan pembelajaran gerak yang baik terhadap anak,” ujar Oktarifaldi

Lebih lanjut dipaparkannya, tujuan dari kegiatan PKM yang dipimpinnya untuk memberikan pemahaman wawasan tentang pentingnya Gerak Dasar bagi Anak Usia Dini, memberikan ketrampilan dalam mempraktekkan keterampilan Gerak Dasar, dan penguasaan evaluasi level Gerak Dasar anak.

Sebelumnya, pada bulan Juli 2020 Pengabdi yang merupakan anggota TIM Yayasan Sekora telah melakukan hal yang sama di Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di Aula SMP N 1 kec. Harau yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan kab. 50 Kota, Asisten I Bupati. Kab. 50 Kota dan lebih kurang 100 orang guru TK/PAUD dan guru Sekolah Dasar sebagai peserta.

Tak lama berselang, dikatakannya, pada bulan Agustus, kegiatan serupa dilakukan lagi dengan melibatkan Yayasan Sekora dan dibantu beberapa mahasiswa FIK UNP.

“Gerak dasar merupakan keterampilan yang melibatkan otot besar, kekuatan otot yang melibatkan lengan dan kaki yang digunakan untuk mencapai sebuah latihan atau tujuan gerakan, seperti melempar sebuah bola, melompat, atau meloncat melewati genangan air, atau menjaga keseimbangan. Gerak dasar dikenal juga dikenal juga sebagai motorik dasar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ratusan Akademisi Teknik Elektro Dedikasikan Diri Untuk Berinovasi

Dikatakannya, menguasai keterampilan gerak dasar ini tidak hanya mempengaruhi aspek psikomotor saja, melainkan juga pada aspek kognitif dan asosiatif. Dengan demikian dapat diapahami jika anak menguasai gerak dasar dengan baik maka ia akan mampu menjelajah dan menganalisa lingkungannya dengan baik. Manfaat menguasai Keterampilan Gerak dasar bagi anak adalah meningkatkan kemampuan kognitif anak, meningkatkan kesehatan, dan mampu mendorong dan berinteraksi sosial dengan baik, serta meningkatkan kemampuan emosional anak.

“Setelah memberikan materi mengenai keterampilan gerak dasar atau fundamental motor skill, terlihat bahwa guru-guru di IGTK Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota memiliki ketertarikan mendalam mengenai materi yang pengabdi berikan. Karena sebelumnya guru-guru belum pernah mendapatkan materi mengenai pembelajaran gerak dasar ini. Bahkan sebagian besar guru mengatakan bahwa materi ini sangat penting dan akan mengimplementasikanya ditempat mereka bertugas,” Imbuhnya. (ms/age)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.