Tim PPK Ormawa BEM KM Unand Gelar Pelatihan Sekolah Sampah Limpapeh di Batang Arau

 

PADANG, mimbarsumbar.is — Tim PPK Ormawa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM UNAND) secara resmi membuka program pengabdian masyarakat di Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Padang, Sumatera Barat. Program Sekolah Sampah tersebut bertujuan mengoptimalisasikan pemberdayaan perempuan melalui Sekolah Sampah Limpapeh dalam upaya pengentasan sampah di Batang Arau.

Program Sekolah Sampah Limpapeh dilatarbelakangi oleh kondisi strategis Kelurahan Batang Arau yang dialiri oleh Sungai Batang Arau, perempuan di Batang Arau mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga, serta Kelurahan Batang Arau memiliki potensi yang besar dalam bidang pariwisata. Tujuan program ini dicapai melalui pemberian pelatihan dan bimbingan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan skill terkait pengelolaan sampah agar menjadi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Acara Pembukaan Sekolah Sampah Limpapeh oleh Tim PPK Ormawa BEM KM UNAND dilaksanakan di Kantor Lurah Batang Arau. Acara tersebut dihadiri beberapa tamu undangan, di antaranya Direktur Kemahasiswaan UNAND, Camat Padang Selatan, Lurah Batang Arau, Wakil Presiden Mahasiswa BEM KM UNAND, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Dinas Pertanian Kota Padang, Dinas P3AP2KB Kota Padang, Dinas Kominfo Kota Padang, Dinas Sosial Kota Padang, Ketua Bank Sampah Pancadaya, Kader PKK, Ketua Pokja, RT dan RW setempat, serta kelompok masyarakat.

Acara dimulai dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Ketua Pelaksana, Arga Zaifullah.

Direktur Kemahasiswaan Universitas Andalas, Khandra Fahmy, STP., MP., Ph.D, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan dedikasi mahasiswa dalam melaksanakan program pengabdian masyarakat. Dia berharap program ini dapat berjalan dengan lancar sesuai target dan mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu Camat Padang Selatan, Anhal Mulya Perkasa, S. STP., M. PA, menekankan pentingnya dukungan serta kolaborasi antara universitas, instansi, dan masyarakat demi mencapai keberhasilan program pengabdian.

Pertemuan pertama Sekolah Sampah Limpapeh diisi dengan materi Pengenalan Sampah yang dipaparkan oleh Syafrizal Syair, S.Pd., M.M.

Syafrizal merupakan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang. Sebelum memulai pemaparan materi, peserta Sekolah Sampah Limpapeh mengisi pre-test yang telah disediakan. Dilanjutkan pemaparan materi dari Syafrizal.

Kegiatan Sekolah Sampa Limpapeh akan dilaksanakan selama 12 kali pertemuan sampai September 2024. Pertemuan akan diisi dengan pembekalan materi dan pelatihan bagi peserta sekolah. Adapun dosen pendamping PPK Ormawa, Risti Kurnia Dewi, S.Gz., M.Si, akan turut mendampingi tim dalam pelaksanaan Sekolah Sampah Limpapeh hingga akhir nantinya. (ma/*/ton)