Visitasi KI Sumbar, Keterbukaan Informasi Sebuah Keharusan bagi Badan Publik

Padang, Mimbar — Keterbukaan informasi menjadi keharusan bagi badan publik. Karena itu, di era keterbukaan dan transparansi ini kalau masih ada badan publik yang tidak terbuka, memang kebangetan..

Hal itu terungkap dalam visitasi Komisi Informasi (KI) Sumbar ke Politeknik Pelayaran di Kabupaten Padang Pariaman.

Tim visitasi Komisi Informasi dikoordinir langsung oleh Ketua Monev KI Sumbar Tanti Endang Lestari didampingi Adrian sebagai anggota dan Tiwi Utami selaku verifikator.

“Keterbukaan Informasi Publik adalah keharusan, hari gini badan publik tidak terbuka, duh kebangetan tuh,” ujar Kabag Umum dan Keuangan Poltek Pelayaran Sumbar Zainal Arifin saat penyambutan Tim Visitasi KI Sumbar, Kamis 15/10.

Baca Juga:  KPU Sumbar Umumkan Pendaftaran Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2020

Ketua Monev 2020 KI Sumbar Tanti Endang Lestari dalam diskusi menggali 5K (Komunikasi, Koordinasi, Komitmen, Kolaborasi dan Konsistensi) mempertajam pola pelayanan informasi publik di Poltek Pelayaran.

“Poltek ini UPT Kemenhub tentu pola pelayanan dan pengelolaan informasi publiknya mengacu kepada peraturan Menhub tentang keterbukaan infomasi publik,” ujar Tanti.

Tanti juga menggali terkait pelayanan permohonan informasi publik. “Jangan polanya tidak merujuk kepada UU -4 tahun 2008 dan Peraturan Menhub tentang keterbukaan informasi publik,” ujar Tanti.

Sedangkan anggota Tim Visitasi Adrian Tuswandi melihat ada komitmen dan itikad UPT Poltek Pelayaran dalam menerapkan keterbukaan informasi publik.

Baca Juga:  Didukung PDIP, Mulyadi-Ali Mukhni Makin Sulit Dikalahkan di Pilkada Sumbar 2020

“Bahkan terbuka badan publik masih banyak publik meragukan dan tidak percaya, itu tantangan. Di Poltek Pelayaran sebagai lembaga pendidikan, meski sejak seleksi penerimaan taruna dan taruninya sudah menerapkan ketebukaan informasi publik,” ujar Adrian. (ms/rls/ald)

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.