Wagub Nasrul Abit jadi Saksi Terbentuknya Forum Jurnalis KIP Sumbar

Wagub Sumbar Nasrul Abit, disaksikan Kadis Kominfo Sumbar serta Ketua dan komisioner KI Sumbar, membubuhkan tanda tangannya di plakat kesepakatan bersama puluhan Jurnalis Sumbar. foto.dok

Padang, Mimbar — Wakil gubernur Sumbar Nasrul Abit menjadi saksi kesepakatan bersama sekaligus terbentuknya Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJ KIP) Provinsi Sumbar. Wagub Nasrul Abit juga membubuhkan tandatangannya di plakat kesepakatan bersama FJ KIP.
Usai penandatanganan plakat di Kantor KI Sumbar, Kamis lalu, Wagub Nasrul Abit menyampaikan kebanggaannya pada para jurnalis pro transparansi ini. Karena, dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, semua harus terbuka dan transparan. Tidak ada lagi yang mesti ditutup-tutupi.
“Saya akan terus mendorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov Sumbar untuk terbuka dan transparan. Berikan informasi yang benar dan terbuka agar masyarakat tidak bertanya-tanya lagi pada pemerintah,” ujar Nasrul Abit.
Wagub Nasrul Abit juga mengapresiasi Warkshop jurnalis yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) Sumbar.
“Kepada KI yang telah menggelar workshop bagi para jurnalis, kita sangat mengapresiasinya. Bagaimanapun, workshop ini adalah dalam upaya memberikan informasi yang terbuka dan transparan pada masyarakat.
Di Sumbar juga telah ada kesepakatan bersama di jajaran pemerintahan bahwa kita akan berikan keterbukaan informasi agar masyarakat tidak bertanya-tanya apa apa yang telah dilakukan pemerintahan,” terang Wagub.
Diakui Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi bahwa terbentuknya FJ KIP merupakan bagian dari keinginan KI Sumbar untuk mengandeng media dalam rangka penguatan keterbukaan informasi di Sumbar.
“Selama ini memang sudah terjalin sinergitas yang baik antara KI Sumbar dengan media. Tapi kita ingin lebih intens lagi. Alhamdulillah kawan kawan media merespon positif keinginan KI itu, dibuktikan dengan lahirnya kesepakatan bersama puluhan jurnalis membentuk FJ KIP Sumbar,” ungkap Adrian.
Adrian berharap, dengan terbentuk nya FJKIP Sumbar, maka media dapat menjadi trigger dalam angka memasifkan keterbukaan informasi di Sumbar.
Wakil Ketua KI Sumbar Nofal Wiska mengatakan usai workshop sehari yang menghadirkan narasumber anggota DPRD Sumbar yang sekaligus penggagas lahirnya KI Sumbar HM Nurnas dan Akademisi dari Fisip Unand Ilham Adelano Azre, akan dilanjutkan dengan studi tiru ke KI Pusat dan PPID Utama DKI Jakarta. (ms/ald)

Baca Juga:  Dukung Penanggulangan Bencana, Kepala BNPB Beri Penghargaan Kementerian PUPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *