Wako Padang Panjang Pukau Mahasiswa FISIP Unand Dengan Pemaparan e-goverment

Walikota Padangpanjang Fadly Amran saat me jadi dosen tamu di Jurusan Administrasi Pemerintahan Fisip Unand. foto.dok

Padang, Mimbar –Walikota Padang Panjang Fadly Amran memang masih muda. Tetapi soal berbicara di depan forum, apalagi audiennya mahasiswa, Walikota yang juga Ketua KNPI Sumbar ini jangan diragukan lagi.

Lihat saja pada Selasa (10/9) di Gedung E Lt2 Unand Limau Manis. Fadly Amran yang menjadi dosen tamu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unand, dengan cerdas memyampaikan kuliah umum yang bertemakan “Praktek Smart Goverment di Daerah, Pengalaman di Kota Padangpanjang” . Jelas saja mahasiswa  jurusan administrasi pemerintahan yang menjadi audiensnya terkagum mendengar pemaparan Fadly. Apalagi dengan host DR Syamsurizaldi, membuat suasana semangat hangat.

Cara memaparkan renyah dan tidak bertele-tele, membiatnya mudah ditangkap oleh pendengar. Ditambah lagi  selipan bahasa asing  yang fasih dan sempurna, lengkap sudah Wako Padang Panjang ini memukau ratusan mahasiswa ini hingga istirahat siang tadi.

Baca Juga:  Tim FBS Suguhkan Spirit Rhythm of KONASPI IX/2019

“Mudah dimengerti dan tidak berbelit belit dalam penyampaian, dan kasih materi Pak Wali tidak seperti menggurui,” ujar seorang mahasiswi berciloteh saat keluar ruang dengan kawan-kawannya.

Sementara sosok Wako Padang Panjang oleh akademisi FISIP merupakan figur yang terbuka. “Pak Wali Padang Panjang sosok terbuka, tidak pernah menutup informasi, semoga pejabat di Padang Panjang seperti Pak Wako,” ujar Ria Ariani Kepala Jurusan di FISIP Unand saat sesi tanya jawab.

Fakta bahwa Wako Fadly Amran terbuka termasuk dalam.kepemimpinannya, sudah diakui banyak pihak. Bahkan Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi mengakui visi keterbukaan wako Padang Panjang ini.

“Wako Padang Panjang itu mau pelayanan informasi publiknya tidak menoton, harus ada inovasi dan improvisasi sehingga langsung dirasa oleh masyarakatnya,” ujar Adrian.

Baca Juga:  Pendaftaran Jalur Mandiri UNP Berakhir 15 Juli

Bahkan menurut Host Kuliah Umum DR Syamsurizaldi mengatakan soal anggaran per OPD Padang Panjang sudah bisa diakses di web Pemko Padang Panjang.

Fadly Amran mengatakan penguatan aplikasi informasi teknologi di Padang Panjang memang diarahkan untuk memberi kemudahan untuk mengakses informasi dan keterbukaan soal anggaran dan program kepada masyarakat. e-Government itu bentuk antisipasi menekan prilaku korupsi.

“Mainkan anggaran walau cuman ratusan ribu rupiah saya akan lepas tangan, soal itu tegakan hukum sekalipun itu pahit,” ujaranya.

Dari Padang Panjang berbagi, Smart City tak sekedar hebat hitech, tapi luas lagi ada nilai integritas dan pencegahan korupsi di situ.(ms/rls/ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *