Yakin Sumbar Lebih Maju, Jusuf Kalla Pesan pada FaGe: Bangkitkan Pendidikan Pesantren

Paslon Cagub-Cawagub Sumbar, Fakhrizal-Genius bersilaturahmi ke rumah Mantan Cawapres Jusuf Kalla.. foto.dok

Jakarta, Mimbar — Paslon diusung Partai Golkar, Partai Nasdem dan PKB, didukung PBB dan Partai Berkarya serta 21 Kelompok Relawan Independen, Irjen Pol Fakhrizal-Genius Umar (FaGe) menjumpai tokoh nasional sekaligus urang sumando Minang H Jusuf Kalla, Sabtu (12/9) malam di Jakarta.
“Allhamdulillah Pak JK menerima kami berdua, saya dan pak Fakhrizal minta restu dan masukan dari beliau terkait majunya FaGe ke Pilkada Sumbar,” ujar Genius Umar mengabarkan kepada media di Padang Sumatera Barat, Minggu (13/9) pagi.
Bertemu Pak JK biasa Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 tersebut disapa banyak tokoh nasional, FaGe ditemani tokoh minang nasional yang juga mantan Menteri Tenaga Kerja dan Perindustrian Fahmi Idris dan anggota DPR RI Darul Siska selalu Ketua Tim Pemenangan FaGe.
“Pak JK memberikan motivasi dan semangat kepada kami dalam berjuang merebut suara pemilih Sumbar pada Pilkada Desember 2020,” ujar Genius Umar.
Jusuf Kalla di pertemuan itu berpesan agar Sumbar meningkatkan kualitas pendidikan. Hal tersebut berangkat dari sejarah bahwa pejuang kemerdekaan dari ranah Minang adalah pejuang dengan basis intelektual.
“FaGe harus menjadi lokomotif kebangkitan pendidikan dan melahirkan kembali tokoh minang yang terkenal dulunya baik di nasional maupun internasional. Ingat tokoh minang berjuang melahirkan republik ini semuanya berbasiskan intelektual,” ujar Jusuf Kalla.
Selain itu Pak JK mengapresiasi spirite Paslon FaGe yaitu merekat kembali keretakan atau perpecahan karena beda pilihan di Pilpres 2019.
“Harus jadi perekat, bacalah sejarah besar orang minang, beliau berdebat keras di forum tapi ketika keputusan sudah lahir, tokoh minang seperi M Hatta, Tan Malaka, Syahrir, Agus Salim dan Natsir, beliau itu berangkulan lalu mendukung keputusan yang sudah disetujui,” ujarnya.
Jusuf Kalla kepada FaGe juga menekankan untuk membangkitkan pendidikan pesantren karena dulu 9 dari 10 penceramah masjid di Jakarta berasal dari Sumbar. Selain itu Jusuf Kalla yang juga sumando urang awak di Lintau Tanah Datar itu juga mendorong agar rumah makan Padang terus berinovasi di masa pandemi Covid-19 agar bisa terus bertahan. Apalagi pandemi sekarang sangat dirasakan dampaknya bagi perekonomian.
Genius Umar mengatakan dirinya bersama Fakhrizal termasuk sosok yunior baik di pemerintahan maupun di politik.
“Sehingga itu selain kami bersilaturahmi ke kediaman Pak JK dan diterima beliau seperti mamak manerima kemenakan. Momen itu pun menjadi ajang menghimpun masukan dan bulir-bulir pikir Pak JK menjadi penguat kami menapak perjuang merebut amanah masyarakat Sumbar di Pilkada,”ujarnya.
Menurut Genius, silaturahmi dengan para tokoh masyarakat di ranah dan perantauan merupakan tradisi yang baik dalam menghimpun masukan dan saran demi kemajuan daerah.
Apalagi, kata Walikota Pariaman ini dalam membangun, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya sinergisitas dan kolaborasi dengan semua komponen masyarakat terutama tungku tigo sajarangan.
Pada kesempatan itu Genius menjelaskan bahwa dia di didik di sekolah kedinasan STPDN dan Cagunbya Irjen Pol. Fakhrizal di akpol yang dibiayai oleh negara, makanya FaGe ingin mengabdikan kembali ilmu ini untuk negara. Dengan pengalaman panjang bekerja untuk negara ini, insyaAllah ilmu dan pengalaman ini bisa melakukan percepatan pembangunan Sumatera Barat.
“Kemudian bagaimana kita membangun sinkronisasi program pembangunan pusat dan daerah sangat menentukan keberhasilan pembangunan Sumatera Barat. Itulah pernyataan saya kepada pak JK. beliau sangat menghargai kita dan ikut mendoakan supaya sumatera barat lebih maju kedepannya di bawah kepemimpinan FaGe,” ungkapnya.
Bahkan FaGe maju ke Pilkada sudah punya 17 program prioritas yang ditawarkan ke masyarakat Sumbar, di antaranya Satu Miliar Rupiah Satu Kecamatan, Satu Rumah Satu Sarjana, SMA Gratis, Garin Masjid diapresiasi oleh Pemprov Sumbar. (ms/rls/ald)

Baca Juga:  Perang Total Lawan Corona, Tim Mulyadi Peduli Semprot Ratusan Masjid di Bukittinggi dan Agam

Komentar ditutup, tapi trackbacks dan pingback terbuka.